mau pilih yang mana ?
ada dua golongan manusia yang diuji dalam pilihannya dalam hidup ini, dengan akal yang sehat kita disuruh untuk menentukan pilihan kita, banyak sekali ayat ayat yang menerangkan tentang hal ini, pilihan untuk diri manusia itu sendir.i mau yang baik, buruk, mau yang haram, atau halal, mau neraka, surga, mau hitam putih, terserah dari manusia itu sendiri???/
kan udah di beri akal dah di peringati, dah di kasih tau mana yang haq dan mana yang bathil?
so....
mau pilih yang mana
dalam alqu`ran misalnya di terang kan : maka diantara manusia itu ada yang berdoa " Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia " dan tiadalah baginya bahagian yang menyenangkan diakhirat" (al-baqoroh, ayat:200)
atau kita akan memilih ataumeminta petunjuk sesuai dengan ayat berikut: dan diantara mereka ada orang berdoa: "Ya Tuhan kami , berilah kami kebaikan di dunia, dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka"
ayooo pilih yang mana ????
tentunya yang ke dua kan, wallahu l muwafiq ila aqwami thariq
kairo, 15-12-07
Jumat, 14 Desember 2007
Selasa, 11 Desember 2007
Hikmah kehidupan dan rasa syukur
tak jarang kita mendengar keluhan seseorang yang diberi kekurangan, sore itu terdengar oleh kami suara menyebut....... ya musahhil ya..rabbb, kami sangka orang jualan .. menawarkan barang ... setelah kami tengok ternyata ada gadis (remaja) sedari tadi duduk di pinggiran jalan sambil bibirnya terus mengucap ya musahhil ya Rabb sambil wajahnya menengok kanan kiri atas ...... mengharap ada sesuatu yang menghampirinya....setelah itu akumerogoh saku dan ku taruh di plastik dan ku lempar ke bawah
dengan rasa gembira setelah sekian lama menyebut2 nama Allah berdoa akhirnya dia mengambil plastik dan dilihat dan kemudian seraya berdoa rabbuna yussahhil (semoga Allah memberikan kemudahan) dengan sangat terenyuh hati kami memandangi sosok remaja itu sampai akhirnya petangpun datang dan menghanyutkan sosok remaja,
dari kejadian tersebut rasanya..... hati ini perluuntuk lebih bersyukur...... mensyukuri bahwasanya masih ada orang yang lebih membutuhkan, dan kita masih bisa lega hidup ini ... jauh di sana masih banyak orang yang hidupnya terlunta-lunta mengharap belas kasih dari orang lain maka
kepedulian siapakah ini kalu bukan dari kita ....
kairo, 11 des-2007
dengan rasa gembira setelah sekian lama menyebut2 nama Allah berdoa akhirnya dia mengambil plastik dan dilihat dan kemudian seraya berdoa rabbuna yussahhil (semoga Allah memberikan kemudahan) dengan sangat terenyuh hati kami memandangi sosok remaja itu sampai akhirnya petangpun datang dan menghanyutkan sosok remaja,
dari kejadian tersebut rasanya..... hati ini perluuntuk lebih bersyukur...... mensyukuri bahwasanya masih ada orang yang lebih membutuhkan, dan kita masih bisa lega hidup ini ... jauh di sana masih banyak orang yang hidupnya terlunta-lunta mengharap belas kasih dari orang lain maka
kepedulian siapakah ini kalu bukan dari kita ....
kairo, 11 des-2007
Senin, 10 Desember 2007
meratapi...
Pandang jauh melayang sempurna kehidupan
lorong-lorong jurang kenistaan
jalan ...siuk..melawan kodrat manusiawi
poros kehidupan yang harus ku lalui
esok..jua kan terjawab...
sebuah ikatan..tali kehidupan..
sang pendekar...jatikan diri
melawan derasnya masa..
waktu yang berlari..
indah jua..elok terasa..
nikmati hidup damai sentosa
di terjang angin kedamaian
di bawah terik sinar yang aman
esok adalah penentuan....
dimana kita kan berpijak.
berdiri memandang sebuah bola yang berputar
menuju titik hidup yang abadi
lama sudah diri menanti
sebuah. perubahan yang berarti
wahai Tuhan...Rabbul izzati
kepada-Mu ku berserah diri
cairo, senin 10 12 2007
lorong-lorong jurang kenistaan
jalan ...siuk..melawan kodrat manusiawi
poros kehidupan yang harus ku lalui
esok..jua kan terjawab...
sebuah ikatan..tali kehidupan..
sang pendekar...jatikan diri
melawan derasnya masa..
waktu yang berlari..
indah jua..elok terasa..
nikmati hidup damai sentosa
di terjang angin kedamaian
di bawah terik sinar yang aman
esok adalah penentuan....
dimana kita kan berpijak.
berdiri memandang sebuah bola yang berputar
menuju titik hidup yang abadi
lama sudah diri menanti
sebuah. perubahan yang berarti
wahai Tuhan...Rabbul izzati
kepada-Mu ku berserah diri
cairo, senin 10 12 2007
Sabtu, 08 Desember 2007
bagaimana kita hidup? hidup kita bagaimana?
hakikat.....
misteri kehidupan....
tapi ....tak ada masalah
hidup adalah sebuah gerakan...yang di tandai dengan perputaran:
siklus, tumbuh, dan akan terjadi tadaruj..akan punah,
untuk apa kita hidup?
sebuah tanda tanya besar? kadang hati bertanya untuk apa hidup ini,
hakikat...
itulah jawaban yang semu, tapi harus dibuktikan, bahwa kita menemukan hakikat dari hidup yang kita jalani ini, konsep boleh beda tapi tujuannya sama,
berarti sekat sekat hidup adalah iman ?
ya..
yang membedakan mainstream seseorang adalah tingkat keimanan seseorang? bukankah kalau seseorang yang tingkat keimanannya tinggi dia akan semakin nyadar akan hakikat dirinya,
karena pada hakikatnya kebenaran adalah yang selalu mengikuti kita kepada ketenangan, bukan kegelisahan ataupun kegusaran?
sampai sampai tuhan yang maha bijaksana berfirman: (sesungguhnya dengan mengikat Ku hati akan tenang)ini adalah hakikat kebenaran, haq- dan hidup ini tidak akan terlepas dari sang creator-nya..al-kainaat, yang mengedalikan, jagat alam semesta raya, empat rangkaian kata yang menujukan betapa dahsatnya alam semesta ini.
berarti hidup kita tidak ada bandingannya di depan Sang Kreator, Sang Sutradara kehidupan,
apakah layak kita menyimpang dari sekenario kehidupan ini?
lantas what is the ending of this life?
temukan jawabanya pada diri anda masing masing? apakan diri ini sudah mengikuti alur ceritera kehidupan yang hakiki? atau malah menyeleweng dari alur sekenario yang akhirnya filmnya akan berantakan?
wa ila Allah i turja`ul umur
wallahu a`lam
misteri kehidupan....
tapi ....tak ada masalah
hidup adalah sebuah gerakan...yang di tandai dengan perputaran:
siklus, tumbuh, dan akan terjadi tadaruj..akan punah,
untuk apa kita hidup?
sebuah tanda tanya besar? kadang hati bertanya untuk apa hidup ini,
hakikat...
itulah jawaban yang semu, tapi harus dibuktikan, bahwa kita menemukan hakikat dari hidup yang kita jalani ini, konsep boleh beda tapi tujuannya sama,
berarti sekat sekat hidup adalah iman ?
ya..
yang membedakan mainstream seseorang adalah tingkat keimanan seseorang? bukankah kalau seseorang yang tingkat keimanannya tinggi dia akan semakin nyadar akan hakikat dirinya,
karena pada hakikatnya kebenaran adalah yang selalu mengikuti kita kepada ketenangan, bukan kegelisahan ataupun kegusaran?
sampai sampai tuhan yang maha bijaksana berfirman: (sesungguhnya dengan mengikat Ku hati akan tenang)ini adalah hakikat kebenaran, haq- dan hidup ini tidak akan terlepas dari sang creator-nya..al-kainaat, yang mengedalikan, jagat alam semesta raya, empat rangkaian kata yang menujukan betapa dahsatnya alam semesta ini.
berarti hidup kita tidak ada bandingannya di depan Sang Kreator, Sang Sutradara kehidupan,
apakah layak kita menyimpang dari sekenario kehidupan ini?
lantas what is the ending of this life?
temukan jawabanya pada diri anda masing masing? apakan diri ini sudah mengikuti alur ceritera kehidupan yang hakiki? atau malah menyeleweng dari alur sekenario yang akhirnya filmnya akan berantakan?
wa ila Allah i turja`ul umur
wallahu a`lam
ahlan wa sahlan
ahlan wa sahlan , ikhwan, terima kasih sudi mampir di gubuk coretan sederhana,
gubuk aduan hamba, tempat menuang kata, mengukir mental, men-jajal- potensi diri, dari sebuah renungan yang dalam , dari sebuah hayatan kehidupan, musafir....yang haus akan tetesan sinar Cahaya... yang menyejukkan kalbu...celupan permata kehidupan, ... ah terlalu dalam aku bermimpi tapi tak apalah. adalah hari yang harus ku lalui..., hari esok jejak .. ku tapak... siapkan diri dari sedini, meniti...benang-benang kehidupan, menyanjung...Tuhan semesta Alam. hakekat penghambaan, adalah ketaatan....,
mencoba ..untuk memetik buah, hikmah, dari yang ku lalui, menyesal tiada arti, tanpa pandang esok yang rapi, siaplah diri ..tapak menapak, melintas di kegelapan kehidupan, kontemporer-isasi....?globalisasi, adalah hak lingkungan..... daya tahan adalah ujian, ketahanan adalah senjatanya, iman adalah pintunya ...... (mbuh njrimet.......walahku juga gak paham.....:d peace... by; musafir di padang gersang) taman langit, 60, b , swesri b
gubuk aduan hamba, tempat menuang kata, mengukir mental, men-jajal- potensi diri, dari sebuah renungan yang dalam , dari sebuah hayatan kehidupan, musafir....yang haus akan tetesan sinar Cahaya... yang menyejukkan kalbu...celupan permata kehidupan, ... ah terlalu dalam aku bermimpi tapi tak apalah. adalah hari yang harus ku lalui..., hari esok jejak .. ku tapak... siapkan diri dari sedini, meniti...benang-benang kehidupan, menyanjung...Tuhan semesta Alam. hakekat penghambaan, adalah ketaatan....,
mencoba ..untuk memetik buah, hikmah, dari yang ku lalui, menyesal tiada arti, tanpa pandang esok yang rapi, siaplah diri ..tapak menapak, melintas di kegelapan kehidupan, kontemporer-isasi....?globalisasi, adalah hak lingkungan..... daya tahan adalah ujian, ketahanan adalah senjatanya, iman adalah pintunya ...... (mbuh njrimet.......walahku juga gak paham.....:d peace... by; musafir di padang gersang) taman langit, 60, b , swesri b
Langganan:
Postingan (Atom)